Halaman Sekolah dan Fungsi Sosial
Halaman sekolah luas memungkinkan terjadinya pembelajaran kontekstual. Siswa belajar dari pengalaman langsung, bukan hanya teori di buku. Ruang ekspresi, berpikir kreatif, olahraga, dan bermain.
Oleh Mahyuddin Syaifulloh, Kepala SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo
Tagar.co – Anak-anak dengan riang bermain bola voli di halaman sekolah ketika jam istirahat. Mereka melakukan service, passing, smash diselingi teriakan lepas dan tawa.
Di sudut lain ada yang bermain basket. Ada pula yang bermain badminton. Itu suasana halaman SMP Miosi, sebutan populer SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo.
Keberadaan halaman sekolah menjadi unsur penting mendukung perkembangan fisik, sosial, dan emosional siswa.
Masalah halaman sekolah ini disebut dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Sekolah wajib menyediakan ruang terbuka hijau untuk mendukung proses pembelajaran dan fungsi ekologis.
Fungsi ruang terbuka tersebut untuk area bermain dan olahraga. Juga sebagai ruang bermain, pendidikan jasmani, upacara, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Sekolah idealnya dalam perencanaan tata ruang pengembangan pembangunan sekolah tetap mempertimbangkan tempat bermain anak.
Tidak sekadar memikirkan menambah jumlah siswa. Kalau siswa bertambah memikirkan menambah jumlah ruang kelas. Proses perencanaan harus dipertimbangkan dengan matang, tanpa mengorbankan halaman untuk aktualisasi anak.
Melepas Stres
Menurut teori perkembangan anak, khususnya yang dikemukakan Piaget dan Vygotsky, aktivitas fisik dan interaksi sosial merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang.
Anak usia SMP berada pada fase operasional formal awal. Mereka membutuhkan ruang untuk mengekspresikan diri, berpikir kreatif, serta mengolah pengalaman melalui aktivitas nyata.
Halaman sekolah luas memungkinkan terjadinya pembelajaran kontekstual, siswa belajar dari pengalaman langsung, bukan hanya teori di buku.
Dari sisi kesehatan, World Health Organization (WHO) menegaskan pentingnya aktivitas fisik minimal 60 menit per hari di ruang terbuka bagi remaja untuk menjaga kebugaran.
Secara psikologis, ruang terbuka hijau berkontribusi pada penurunan stres dan peningkatan fokus belajar.
Teori Attention Restoration menyebutkan bahwa interaksi dengan lingkungan alami dapat mengembalikan kejernihan perhatian setelah aktivitas akademik yang intens.
Dengan demikian, halaman luas merupakan investasi pendidikan jangka panjang. Di tengah tantangan era digital yang sering membatasi gerak anak, keberadaan halaman luas menjadi anugerah sekolah bagi perkembangan anak. Anak terus bergerak, mengaktualisasikan fisik dan menjernihkan pikiran mereka. (#)
Penyunting Sugeng Purwanto
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Lerak Eco Soap, Inovasi Siswa Miosi Mencuri Perhatian di Ajang Internasional
Lerak, biji yang bisa dipakai sabun tradisional menjadi eksperimen siswa SMP Miosi. Ketika dipamerkan di luar negeri menarik perhatian pengunjung. Tagar.co – Deretan stan inovasi
Semangat Suroboyoan ala Miosi Menggema di Malaysia
Tagar.co – Suasana sore di Kolej Profesional Mara Bandar Melaka, Malaysia pada Kamis (30/4/2026) terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan sorak penonton meng
Siswa Miosi Sidoarjo Kenalkan Batik Lokal lewat Pop-Up Book, Raih Penghargaan Internasional
Empat siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo sukses memukau ajang MYPO 3.0 di Malaysia lewat inovasi pop-up book batik Sidoarjo yang memadukan visual 3D, nilai sosia
Naik Kereta Gantung Genting Highlands, Siswa Sidoarjo Rasakan Pengalaman Baru
Melayang di ketinggian 1.800 mdpl di Genting Highlands, siswa Sidoarjo menikmati pengalaman baru yang mendebarkan. Tagar.co — Kabin kereta gantung i
IPM SMP Miosi Gelar Lomba Fashion Show Busana Daerah
Tagar.co — Riuh suara siswa, warna-warni busana daerah, serta semangat kebersamaan menyatu dalam satu peringatan Hari Kartini di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi), Selasa (21/4
Kajian Wali Murid SMP Miosi Bahas Strategi 3R untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah
Tagar.co — Pagi itu, Sabtu, 4 April 2026, di Masjid At-Tanwir SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (SMP Miosi) hadir puluhan wali murid dengan senyum merekah. Mereka datang untuk memba
Pra Raker Miosi, Ada Metafora Burung Jadi Laba-Laba
Pra Raker SMP Miosi mengusung tema Menguatkan Kemandirian dan Inovasi Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Holistik Islami. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi langkah ke
Materi Jurnalistik Menjadi Sarapan Pagi PIP IPM SMP Miosi
Tagar.co — Materi jurnalistik menjadi sarapan pagi tujuh anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 10 Sidoar
Masjid At-Tanwir Miosi Diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan Masjid At-Tanwir Miosi. Selain itu Gedung Buya Hamka Muhida dan Gedung Jenderal Sudirman Musasi. Ketiganya sebagai pusat pendidikan dan pencera
Dari Penonton Menjadi Penolong, Pesan Kuat di Balik Upacara Pagi Miosi
pwmu.co - Pagi itu, Senin (06/04/2026), halaman SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) terasa berbeda. Barisan siswa yang rapi, guru, dan karyawan yang berdiri khidmat, seo