Praktik Pemuaian, Siswa Kelas VII Miosi Gunakan Alat Musschenbroek
Miosi—Praktik pemuaian pada zat padat, Siswa Kelas VII A SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) menggunakan alat Musschenbroek, Jumat (8/11/24).
Guru IPA Miosi Mahyuddin Syaifulloh menjelaskan tujuan pembelajaran ini, “Peserta didik dapat membuktikan terjadinya pemuaian karena adanya kalor dan memberikan alasannya, selain itu para siswa diharapkan memahami cara kerja dari alat Musschenbroek,” terangnya.
Dia menekankan pada siswa untuk lebih hati-hati, dalam praktik ini melibatkan api, jadi tidak boleh bergurau karena keselamatan yang utama. Sebelum memulai praktik, para siswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing, masing-masing kelompok terdiri dari empat anak. Mereka berdiskusi terkait alat dan bahan yang perlu disiapkan, langkah-langkah percobaaannya.
Setelah itu mulai praktik dengan mengambil alat Musschenbroek, menyiapkan alat pembakar spiritusnya, menata logam-logamnya, dan memastikan jarum menunjukkan skala yang sama. Pemuaian logam yang diamati yakni aluminium, kuningan, dan besi. Lalu logam-logam tersebut dipanaskan. Para siswa mengamati pergerakan jarumnya.
Lalu para siswa mengisikan hasil percobaanya, beberapa kelompok menyampaikan angka pemuaian aluminium lebih besar dibandingkan dengan kuningan dan besi. Angka pemuaian kuningan lebih besar daripada besi. Selain itu mereka mencoba pemuaian pada gas, dengan memanaskan tabung rekasi yang atasnya ada balonnya, apakah balon tersebut mengembang atau tidak setelah menerima kalor. Mereka melanjutkan mengerjakan soal diskusi tentang konsep pemuaian dan contoh-contohnya.
Hannan Nimatullah Wardhana Siswa Kelas VII A menyampaikan kesan antusiasnya, “Pertama kali menggunakan alat ini untuk membuktikan pemuaian zat padat, semoga selanjutnya ada praktik-praktik lebih seru,” ujarnya.
Mahyuddin berharap anak-anak bisa memahami konten pembelajarannya tentang pemuaian, selain itu dia berharap para siswa memahami prosedur ilmiah. Jadi anak-anak sebelum membuat sebuah Kesimpulan harus tahu terlebih dahulu faktanya dengan terbiasa melakukan observasi, selain itu sebelum membuat kesimpulan para siswa harus mempunyai referensi pendukung terlebih dahulu. Anak-anak jika memahami prosedur ilmiah tidak akan bersumbu pendek, mereka harus paham akar permasalahan, baru menyimpulkan sesuatu. (M.S)
Suasana Praktikum



Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Lerak Eco Soap, Inovasi Siswa Miosi Mencuri Perhatian di Ajang Internasional
Lerak, biji yang bisa dipakai sabun tradisional menjadi eksperimen siswa SMP Miosi. Ketika dipamerkan di luar negeri menarik perhatian pengunjung. Tagar.co – Deretan stan inovasi
Semangat Suroboyoan ala Miosi Menggema di Malaysia
Tagar.co – Suasana sore di Kolej Profesional Mara Bandar Melaka, Malaysia pada Kamis (30/4/2026) terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan sorak penonton meng
Siswa Miosi Sidoarjo Kenalkan Batik Lokal lewat Pop-Up Book, Raih Penghargaan Internasional
Empat siswa SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo sukses memukau ajang MYPO 3.0 di Malaysia lewat inovasi pop-up book batik Sidoarjo yang memadukan visual 3D, nilai sosia
Naik Kereta Gantung Genting Highlands, Siswa Sidoarjo Rasakan Pengalaman Baru
Melayang di ketinggian 1.800 mdpl di Genting Highlands, siswa Sidoarjo menikmati pengalaman baru yang mendebarkan. Tagar.co — Kabin kereta gantung i
IPM SMP Miosi Gelar Lomba Fashion Show Busana Daerah
Tagar.co — Riuh suara siswa, warna-warni busana daerah, serta semangat kebersamaan menyatu dalam satu peringatan Hari Kartini di SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi), Selasa (21/4
Kajian Wali Murid SMP Miosi Bahas Strategi 3R untuk Tingkatkan Kualitas Ibadah
Tagar.co — Pagi itu, Sabtu, 4 April 2026, di Masjid At-Tanwir SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (SMP Miosi) hadir puluhan wali murid dengan senyum merekah. Mereka datang untuk memba
Pra Raker Miosi, Ada Metafora Burung Jadi Laba-Laba
Pra Raker SMP Miosi mengusung tema Menguatkan Kemandirian dan Inovasi Sekolah dalam Mewujudkan Pendidikan Holistik Islami. Forum ini menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi langkah ke
Materi Jurnalistik Menjadi Sarapan Pagi PIP IPM SMP Miosi
Tagar.co — Materi jurnalistik menjadi sarapan pagi tujuh anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting SMP Muhammadiyah 10 Sidoar
Masjid At-Tanwir Miosi Diresmikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meresmikan Masjid At-Tanwir Miosi. Selain itu Gedung Buya Hamka Muhida dan Gedung Jenderal Sudirman Musasi. Ketiganya sebagai pusat pendidikan dan pencera
Dari Penonton Menjadi Penolong, Pesan Kuat di Balik Upacara Pagi Miosi
pwmu.co - Pagi itu, Senin (06/04/2026), halaman SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo (Miosi) terasa berbeda. Barisan siswa yang rapi, guru, dan karyawan yang berdiri khidmat, seo